Pentingnya Memahami Jenis Sertifikat Properti untuk Investasi

Perumahan subsidi Cikarang – Semua orang pasti menginginkan sebuah properti untuk dijadikan sebagai investasi atau hunian bersama dengan anggota keluarga. Untuk itu, agar rumah yang ditempati atau dijadikan sebagai aset memberikan rasa nyaman dan aman maka memastikan untuk melengkapi semua dokumen penting adalah satu hal yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Adapun dokumen yang dimaksud disini adalah sertifikat properti yang memberi bukti bahwa rumah tersebut sudah sah menjadi milik Anda. Nah, bagi mereka yang kurang paham jenis dokumen apa yang sebaiknya dimiiki maka di artikel ini dibahas secara detail.

SHM

Adapun sertifikat yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga sebagian besar masyarakat. Adapun SHM sendiri berarti Sertifikat Hak Milik yang memberikan bukti jika Anda sebagai pemilik hak penuh atas lahan atau tanah. Dokumen ini cukup kuat sehingga pihak lain tidak bisa ikut campur tangan atau menganggap jika tanah ini adalah miliknya.

SHGB

Adalah Sertifikat Hak Guna Bangunan yang juga kerap dikumandangkan oleh pihak terkait yang berhubungan dengan rumah. Adapun yang dimaksud dengan SHGB ini adalah sertifikat yang memberikan bagi Anda untuk memanfaatkan lahan yang ada dalam kurun waktu tertentu namun untuk kepemilikannya sendiri dipegang oleh negara.

Umumnya, batas dari SHGB ini kurang lebih 20 hingga 30 tahun dan bisa diperpanjang. Nah, setelah melewati batas yang sudah ditentukan maka sebagai pemegang sertifikat bisa mengurus kembali sertifikat tersebut.

Baca juga Mengenal Lebih Dekat Bunga Floating Rate di KPR

AJB

Akta Jual Beli atau AJB ini sebenarnya tidak bisa disebut dengan sertifikat namun hanya sebatas perjanjian jual beli. Meski demikian, AJB bisa dikatakan sebagai salah satu bukti pengalihan hak atas tanah. Namun, perlu diketahui bahwa Bukti kepemilikan berupa AJB tidak cukup kuat dan sangat rentan terhadap resiko penipuan

SHSRS

Untuk Anda yang sedang membeli apartemen penting ada baiknya memahami jenis dokumen yang satu ini. Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun atau biasa disebut dengan SHSRS adalah sertifikat dengan kepemilikan seseorang atas rumah vertikal maupun rumah susun yang dibangun di atas tanah dengan sistem kepemilikan bersama.

Girik atau Petok

Untuk yang terakhir ini sepertinya tidak banyak orang yang mengetahuinya. Adapun yang dimaksud dengan girik bukanlah sertifikat kepemilikan atas tanah akan tetapi sistem administrasi desa terkait tanah yang menunjukkan adanya kuasa atas lahan tersebut.

Itulah beberapa jenis dokumen yang berkaitan dengan properti dimana sertifikat ini memang harus benar benar dimiliki. Resiko terbesar jika tak memilikinya maka secara otomatis Anda tidak akan memiliki hak atas lahan maupun bangunan tersebut.

Jika kurang paham tentang pengurusan atau perbedaan dari masing masing sertifikat maka ada baiknya mencari tahu dari berbagai sumber. Anda bisa bertanya dengan agen properti yang sangat memahami sekali tentang pengurusan dokumen yang pastinya berguna untuk kedepannya.

Nah, bagi Anda yang ingin mencari hunian yang nyaman dan asri serta dekat dengan lokasi strategis maka kami, Seiko Agen Properti menawarkan berbagai jenis perumahan dengan kualitas terbaik. Adapun harga dari perumahan ini sangat terjangkau dan bisa dijadikan sebagai investasi yang menguntungkan.

Dengan pengalaman yang kami miliki serta sudah bekerja sama dengan pihak developer terbaik dan terpercaya, maka rumah yang ditawarkan aman dari berbagai hal yang mengganggu kenyamanan Anda. Salah satunya adalah kemudahan dalam pengurusan dokumen sebagai bukti kepemilikan yang sah. Segera hubungi nomor yang tertera pada website sekarang juga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here